LOVEBANDUNG.com, TOKYO – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo untuk pertama kalinya menggelar program Akad Nikah Bersama bagi warga negara Indonesia (WNI) di Sapporo, Hokkaido, Jepang. Program yang berlangsung di Masjid Sapporo pada Ahad, 19 Juli lalu, menjadi bagian dari upaya KBRI meningkatkan pelayanan konsuler bagi WNI yang tinggal jauh dari Tokyo.
Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama KBRI Tokyo dengan Majelis Wakil Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (MWCINU) Hokkaido, Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) Hokkaido, Komunitas Ngaji Kuy, Sahabat Hokkaido Indonesia (SaHI), serta Pengajian Muslimah Sakura.
Sebanyak delapan pasangan mengikuti akad nikah bersama yang digelar untuk pertama kalinya di Jepang. Dari jumlah tersebut, dua pasangan merupakan sesama WNI, sedangkan enam pasangan lainnya adalah pasangan campuran antara WNI dan warga negara Jepang. Prosesi akad berlangsung khidmat dan turut dihadiri masyarakat Indonesia dari berbagai wilayah di Hokkaido.
Acara tersebut dihadiri Koordinator Fungsi Protokol Konsuler KBRI Tokyo Dara Yusilawati, Wakil Konsul Kehormatan Sapporo Takizawa, Wakil Rois Suriah PCINU Jepang K.H. Ahmad Musyaffa’ Asady, serta Ketua Tanfidziah MWCINU Hokkaido Akhmad Jarot Mahardika.
Dalam pesannya kepada para mempelai, Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Sjahrir menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi kebahagiaan hidup. Ia berharap seluruh pasangan mampu membangun rumah tangga yang harmonis dan penuh keberkahan.
“Kita tahu bahwa keluarga sangat sentral dalam kehidupan kita; kunci bagi kebahagiaan kita. Untuk itu, saya titip pesan untuk seluruh mempelai, bentuklah keluarga yang sakinah, mawaddah dan membawa rahmat, keberkahan dan kebahagiaan buat semua. Pastikan untuk terus menjaga keharmonisan rumah tangga, memberikan perhatian dan kasih sayang melimpah nantinya bagi anak dengan menjadi teladan sebagai orang tua,” pesan Dubes Kartini yang disampaikan melalui Koordinator Fungsi Protokol Konsuler KBRI Tokyo, Dara Yusilawati.
Menurut KBRI Tokyo, program Akad Nikah Bersama merupakan layanan jemput bola untuk membantu WNI yang ingin melangsungkan pernikahan di Jepang tanpa harus datang ke Tokyo maupun pulang ke Indonesia. Program tersebut diharapkan dapat menghemat waktu dan biaya bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di berbagai prefektur.
Data KBRI Tokyo menunjukkan jumlah WNI di Hokkaido terus meningkat. Hingga Desember 2025 tercatat sebanyak 12.841 WNI, naik hampir 4.000 orang dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 8.711 orang.
Mayoritas merupakan peserta program Technical Intern Training Program (TITP) dan Special Skilled Worker (SSW) yang bekerja di sektor pertanian, peternakan, konstruksi, perawat, dan caregiver. Selain itu, terdapat pula mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, termasuk Hokkaido University. (lvb)