Kreatif! Siswa SMA Sulap Kulit Buah Ini jadi Hidangan Mewah

Produk dengan jargon "Thrifty and Healthy" hadir setelah melalui riset.

LOVEBANDUNG.com : Habis makan mangga atau semangka, mungkin bakal langsung membuang kulitnya. Tapi, di tangan kreatif siswa SMAN 1 Lembang, mereka bisa menyulap kulit buah menjadi hidangan mewah!

Kenalin produk buatan Panca Afrizal, Cindy Amelia, Wieke Indriyani, Resti Septian, dan Hana Maulidah. Namanya Watermelon Cupcake dan Mango Peel Syrup. Seperti namanya, cupcake ini terbuat dari kulit semangka, sedangkan siropnya berbahan dasar kulit mangga.

Panca mengatakan, produk dengan jargon “Thrifty and Healthy” tersebut hadir setelah melalui riset. “Kulit buah ini biasanya kan dibuang. Nah, kita mau kasih tahu bahwa kulit (buah) ini bisa dimanfaatkan lo, baik dikonsumsi ataupun jadi bahan pupuk kompos,” tuturnya, saat ditemui di Showcase Project Penguatan Profil Pancasila Bidang Kewirausahaan SMAN 1 Lembang, Jalan Kabupaten Bandung Barat, Senin 28 Maret 2022.

Terlebih, kedua kulit buah tersebut memiliki khasiat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. “Kulit mangga kaya akan serat, bagus untuk pencernaan dan kulit semangka bagian putihnya bisa untuk membersihkan paru-paru,” jelas Cindy.

Produk ini merupakan satu dari puluhan produk karya siswa kelas X SMAN 1 Lembang. Kegiatan showcase berkonsep bazar tersebut pun dihadiri para guru dan orang tua siswa. Kerennya lagi, bukan hanya hidangan yang dibuat oleh para siswa, tapi ada juga kaktus hingga lukisan dari benang.

Kepala SMAN 1 Lembang, Suhendiana Noor, menjelaskan program tersebut merupakan implementasi dari kurikulum merdeka belajar. Sebab, sekolahnya termasuk sebagai sekolah penggerak.

Tujuan showcase ini adalah menguasai keterampilan berkelanjutan untuk masa mendatang (keterampilan Abad 21), yakni kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. “Terakhir, berpikir kritis. Semua produk siswa dimulai dengan penelitian, riset, mencari (identifikasi) masalah. Lalu, dieksekusi dengan inovasi dan keterampilan sampai siswa ini menyimpulkan sebuah solusi,” ungkapnya.

Inti dari showcase ini, tegas Suhe, bukan hasil akhir (produk), tapi proses. Sebab, itulah yang membentuk kemampuan atau keterampilan Abad 21.(lvb)