Pemkab Dukung Anggaran Pestok dan Seni Ketangkasan Domba Garut 2025

LOVEBANDUNG.com : Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin berkomitmen memperkuat dan melestarikan warisan budaya dan seni ketangkasan domba Garut.

“Saya akan berjuang untuk mencoba di 2025 menganggarkan untuk kegiatan pesta domba,” kata Barnas saat menghadiri Pergelaran Seni Ketangkasan Domba Garut di Kampung Jareged, Kabupaten Garut, Sabtu (9/3/2024).

Kabupaten Garut kata Barnas merupakan kabupaten yang indah dan eksotis, mampu menarik wisatawan mancanegara dan lokal.

“Kabupaten Garut terkenal dengan banyak hal, salah satunya adalah domba Garut. Nah tentu domba Garut yang terkenal itu harus kita lestarikan, baik itu ketangkasannya, kecakapannya, kageulisannya, dan juga keindahan dari domba-domba yang kita miliki,” ucapnya.

Barnas juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada wisatawan tentang tempat adu domba yang representatif di Kabupaten Garut, memperkuat daya tarik wisata lokal.

“Dan kita harus memberikan sosialisasi yang terus menerus, sehingga para tamu wisatawan yang masuk ke kota kita Kabupaten Garut bisa menikmati tempat adu domba yang representatif,” ujarnya.

Ketua DPC Himpunan Peternak Domba dan Ketangkasan Indonesia (HPDKI) Garut Riki Muhamad Sidiq mengatakan pihaknya kerap mengadakan event yang menampilkan ketangkasan domba Garut, pestok, dan catwalk domba, dengan domba-domba yang ikut serta melenggak-lenggok bak model, sementara dalam pestok yang dinilai yaitu kegagahan hingga kecantikan domba Garut.

“Kalau pestok ini ada raja kasep, ratu bibit, dan ada lagi raja pedaging,” katanya.

Pihaknya berharap agar Pj Bupati Garut dapat mendukung anggaran untuk kegiatan Pestok dan seni ketangkasan domba Garut di tahun 2025.

Sekretaris Kecamatan Kadungora Toni Hendriana mengapresiasi atas kebijakan Pj Bupati Garut yang mempromosikan kuliner khas setempat, seperti Kue Balok, dalam kegiatan resmi di Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut.

Berkaitan dengan pergelaran kesenian tangkas domba ini, Toni menyebutnya sebagai suatu wadah silaturahmi antara pemilik peternak, tokoh masyarakat, penggemar, dan organisasi profesi yang dihimpun dalam HPDKI.

“Mudah-mudahan juga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah dan meningkatkan pariwisata di Kecamatan Kadungora, dan juga dapat menumbuhkan ekonomi di sekitar Kecamatan Kadungora,” ucapnya.

Dengan diikuti oleh lebih dari 150 domba tangkas dari berbagai kelas, acara ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antara pemilik peternak, tokoh masyarakat, dan penggemar, tetapi juga menjadi dorongan untuk meningkatkan minat dan bakat pecinta domba serta potensi pariwisata dan ekonomi di sekitar Kabupaten Garut, khususnya di Kecamatan Kadungora. (yug)