Algoritma pada Smart Campus

LOVEBANDUNG.com : Mengapa algoritma begitu penting dalam smart campus?

Karena smart campus akan dilihat dari berbagai standarnya untuk mencapai tujuannya dalam info grafis, info statistik maupun info info virtual lainnya.

Smart campus atau kampus yang menjadi pusat unggulan maka algoritmanya dapat dilihat dari adanya :
1.Standar lingkungan kampus yang terkait dengan kampus sehat, kampus asri yang seni dan nuansa humanisme maupun akademiknya nampak kuat.

2.Standar edukasi secara formal maupun non formal, yang ditunjukan dari kualitas:
a. Guru gurunya/ Dosen dosennya/ Nara sumbernya
b. Kurikulumnya
c. Proses belajar mengajar, pelatihan dan pembinaannya maupun sistem transformasinya

3.Standar literasi yang mencakup :
a) Produk produk aktual maupun virtual,
b) Program program unggulan untuk dialog peradaban
c. Pembinaan dalam olah jiwa, olah rasa maupun olah raga
d. Uji produk dalam debat akademik maupun debat publik yang meliputi pengetahuan : aturan/peraturan perundang-undangan, keilmuan, model pemolisian, teknis proaktive and problem solving, keteraturan sosial di bidang keamanan keselamatan, dan sebagainya)
e. Model simulasi, studi kasus untuk situasi krisis, emergency and contigency, sistem management nasional, sistem pengamanan kota, smart city, disaster management dsb
f. Uji praktek dalam negeri maupun luar negeri untuk menggabungkan profesionalisme, kecerdasan, moralitas kesadaran tanggung jawab, bakti sosial dan bakti masyarakat. kompetensi.

4.Penegakkan hukum dan keadilan atas berbagai kejahatan di era kenormalan baru.

5.Data dan sistem digital record maupun pengamanan data.

6.Merit point system untuk berbagai perpanjangan perijinan maupun auditing.

7.Program program unggulan sebagai sistem pendukungnya.

8.Smart class yang mendukung research and development.

9.Literation award.

10.Expo dari point 1 sd 9

Di era digital, model pemolisiannya pada smart policing yang harmoni antara conventional policing, electrobic policing yang berbasis virtual pilarnya on line ( saling terhubung ) dengan sistem elektronik ( e policing)/ pemolisian di era digital maupun dengan forensic policing. Dengan membangun 1.Back office sebagai operation room
2.Aplication yang berbasis AI
3.Netvwork yang berbasis IoT
4.Smart management dan smart operation sebagai basis big data system dan one stop service
5.Diawaki polisi siber (cyber cops) dan polisi forensik (Forensic cops)
6.Hasil kinerjanya ditunjukan melalui Algoritma (dalam info grafis, info statistik dan info virtual)
Sebagai prediksi, antisipasi dan solusi. (Chrysnanda Dwilaksana)

 

Shang 170924