Kekagumanku pada Instruktur HMI di Tahun 90-an: Sebuah Renungan untuk Pengkaderan HMI Hari ini
Oleh: Muhammad Bardansyah Alumni LK 1 Tahun 90 yang tak ada Sertifikatnya.
LOVEBANDUNG.com : Sebelum menjadi mahasiswa angkatan 1989, aku sudah merasa diri sebagai seorang yang berpengalaman.
Sejak SMA, aku dikenal sebagai aktivis yang lihai berdebat, terbiasa dengan dinamika organisasi, dan tak asing dengan latihan-latihan kepemimpinan.
Bahkan, jauh sebelum itu, sejak SD aku sudah aktif di berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Pengalamanku tak hanya terbatas pada dunia organisasiโdi usia belia, aku sudah diajak melanglang buana mewakili Indonesia di ajang musik internasional.
Tahun 1985, bersama kelompok musikku, aku mengikuti ๐ช๐ผ๐ฟ๐น๐ฑ ๐ ๐๐๐ถ๐ฐ ๐๐ผ๐ป๐๐ฒ๐๐ di Kerkrade, Belanda, lalu ke ๐ช๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐น๐ฑ ๐๐๐ด๐ฒ๐ป๐ฑ ๐ ๐๐๐ถ๐ฐ
ย di Zurich, Swiss, dan ๐ฏ๐๐๐๐๐ ๐ฑ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ญ๐๐๐๐๐๐๐๐๐n di Norwegia.
Sebelum berangkat, kami dibekali ilmu ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ oleh instruktur dari ๐ฑ๐๐๐ ๐น๐๐๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐ dan lembaga kelas dunia lainnya.
Dengan segudang pengalaman itu, aku memasuki bangku kuliah di FISIP USUย dengan kepercayaan diri tinggi.
Ketika memutuskan mengikuti Latihan Kader I HMI, aku mengira ini akan seperti pelatihan biasa. Ternyata, aku salah besar.
๐๐ฒ๐ท๐๐๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ: ๐๐ฒ๐๐ถ๐ธ๐ฎ ๐ฆ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ป๐๐๐ฟ๐๐ธ๐๐๐ฟ ๐ ๐ฒ๐บ๐ฏ๐๐ฎ๐๐ธ๐ ๐ง๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐ฎ๐ป๐ฎ
Aku masih ingat jelas bagaimana para instruktur HMI saat itu menyihirku dengan kedalaman ilmu dan karisma mereka.
Bang ๐ฉ๐๐๐ ๐ฏ๐๐ ๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐ mengajarkanku tentang dunia pers untuk pertama kalinyaโbukan sekadar teori, tapi bagaimana sebuah tulisan bisa menggerakkan kesadaran.
ย Bang ๐ฉ๐๐๐ ๐ด๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐น๐๐๐๐๐๐
ย dan Bang ๐จ๐น ๐ท๐๐๐๐๐๐๐ membawaku menyelami Filsafat Islam dengan cara yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Mereka tak hanya mengajar, tapi menyalakan api pemikiran. Sementara itu, Bang ๐บ๐๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐๐
ย dengan ketajaman analisis politiknya, menyusun argumen-argumen yang begitu rapi hingga membuatku berpikir, ๐๐ป๐ถ๐น๐ฎ๐ต ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด-๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฒ๐ฏ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ฟ๐ป๐๐ฎ menggerakkan perubahan.”
Seminggu penuh, aku seperti ditampar oleh realitas: dunia aktivisme mahasiswa ternyata sedalam ini.
Mereka bukan sekadar pembicara, tapi ๐๐ช๐ง๐ช ๐ ๐๐๐๐๐ช๐ฅ๐๐ฃ yang mengajarkan bagaimana berpikir kritis, bersikap tegas, dan tetap rendah hati.
๐ฃ๐ฒ๐น๐ฎ๐๐ถ๐ต๐ฎ๐ป ๐๐ป๐๐ฒ๐ฟ๐ป๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป๐ฎ๐น ๐๐. ๐๐ฎ๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐๐ถ ๐๐ ๐: ๐ฆ๐ฒ๐ฏ๐๐ฎ๐ต ๐ฃ๐ฒ๐ฟ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ฑ๐ถ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ ๐ฒ๐ป๐ผ๐ต๐ผ๐ธ
Setelah lulus, aku berkarier di dunia perbankan. Aku menjadi Vice President di dua bank besar: Bank Danamon Indonesia (milik Temasek Holding) dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).
Sepanjang karier, aku mengikuti berbagai pelatihan bergengsiโmulai dari Dunamis, Anthony Robbins, Stephen Covey, hingga program-program institut internasional lainnya.
Tapi tahukah apa yang kusadari?
๐ง๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐๐ฎ๐๐ ๐ฝ๐๐ป ๐ฝ๐ฒ๐น๐ฎ๐๐ถ๐ต๐ฎ๐ป ๐ถ๐๐ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฎ๐บ๐ฝ๐ ๐บ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ป๐ฑ๐ถ๐ป๐ด๐ถ ๐ธ๐ฒ๐๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ ๐ฑ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ธ๐ฎ๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐๐ฎ๐๐ถ ๐๐ ๐ ๐ฑ๐ถ ๐๐ฎ๐ต๐๐ป ๐ต๐ฌ-๐ฎ๐ป
Mengapa? Karena yang kudapat di HMI bukan sekadar skill, melainkan pembentukan karakter, kedalaman berpikir, dan ketajaman analisis yang menyentuh relung jiwa.
Para instruktur HMI saat itu bukan hanya pintar berbicaraโmereka hidup dalam setiap kata yang diucapkan.
Mereka mengajar dengan hati, bukan sekadar memenuhi modul.
๐น๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ฏ๐ด๐ฐ ๐ฏ๐๐๐ ๐ฐ๐๐
Kini, aku bertanya pada diri sendiri dan pada kalian, para kader HMI masa kini:
– ๐๐ฝ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ต ๐๐ ๐ ๐บ๐ฎ๐๐ถ๐ต ๐บ๐ฎ๐บ๐ฝ๐ ๐บ๐ฒ๐น๐ฎ๐ต๐ถ๐ฟ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ถ๐ป๐๐๐ฟ๐๐ธ๐๐๐ฟ-๐ถ๐ป๐๐๐ฟ๐๐ธ๐๐๐ฟ ๐๐ฒ๐ธ๐ฎ๐น๐ถ๐ฏ๐ฒ๐ฟ ๐บ๐ฒ๐ฟ๐ฒ๐ธ๐ฎ?
– ๐ ๐ฎ๐๐ถ๐ต๐ธ๐ฎ๐ต ๐ฎ๐ฑ๐ฎ ๐บ๐ผ๐บ๐ฒ๐ป ๐ฑ๐ถ ๐บ๐ฎ๐ป๐ฎ ๐๐ฒ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐ธ๐ฎ๐ฑ๐ฒ๐ฟ ๐ฏ๐ฎ๐ฟ๐ ๐๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐ฎ๐ป๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ฟ ๐๐ฒ๐ป๐ถ๐ผ๐ฟ๐ป๐๐ฎ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐ถ๐ฑ๐ฎ๐๐ผ, ๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฒ๐ป๐ฎ ๐ธ๐ฒ๐ฑ๐ฎ๐น๐ฎ๐บ๐ฎ๐ป ๐ถ๐น๐บ๐ ๐ฑ๐ฎ๐ป ๐ธ๐ฒ๐๐ฎ๐ท๐ฎ๐บ๐ฎ๐ป ๐ฎ๐ป๐ฎ๐น๐ถ๐๐ถ๐๐ป๐๐ฎ?
– ๐๐ฝ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ต ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐๐ฎ ๐ฑ๐ถ ๐ฒ๐ฟ๐ฎ ๐๐ฒ๐ธ๐ฎ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฎ๐๐ถ๐ต ๐ฑ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐ป ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ด๐ด๐ฎ ๐บ๐ฒ๐ป๐๐๐ฟ๐๐ต ๐ฎ๐ป๐ฎ๐ธ๐ป๐๐ฎ ๐บ๐ฎ๐๐๐ธ ๐๐ ๐, ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ท๐๐๐๐ฟ๐ ๐บ๐ฒ๐น๐ถ๐ต๐ฎ๐๐ป๐๐ฎ ๐๐ฒ๐ฏ๐ฎ๐ด๐ฎ๐ถ ๐ผ๐ฟ๐ด๐ฎ๐ป๐ถ๐๐ฎ๐๐ถ ๐ฏ๐ถ๐ฎ๐๐ฎ ๐๐ฎ๐ท๐ฎ?
Di era di mana informasi begitu mudah diakses, tantangan HMI justru semakin besar. Bukan lagi soal melawan kebodohan, tapi melawan ๐๐๐ฃ๐๐๐ง ๐๐ฃ๐๐ค๐ง๐ข๐๐จ๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐ฅ๐ ๐ข๐๐ ๐ฃ๐.
Bukan lagi tentang sekadar berkumpul, tapi tentang ๐บ๐ฒ๐ป๐ฐ๐ถ๐ฝ๐๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฟ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฑ๐ถ๐๐ธ๐๐๐ถ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฏ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ฟ-๐ฏ๐ฒ๐ป๐ฎ๐ฟ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐๐ฏ๐ฎ๐ต ๐ฐ๐ฎ๐ฟ๐ฎ ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐ถ๐ธ๐ถ๐ฟ.
Aku rindu pada HMI yang duluโdi mana setiap kata dari seorang instruktur terasa seperti mutiara hikmah, di mana kaderisasinya bukan sekadar formalitas, ๐ฉ๐๐ฅ๐ ๐ฅ๐ง๐ค๐จ๐๐จ ๐ฅ๐๐ฃ๐๐ข๐ฅ๐๐๐ฃ ๐๐๐ฌ๐.
๐๐ฝ๐ฎ๐ธ๐ฎ๐ต ๐๐ ๐ ๐ต๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ถ๐ป๐ถ ๐บ๐ฎ๐๐ถ๐ต ๐๐ฒ๐ฝ๐ฒ๐ฟ๐๐ถ ๐ถ๐๐?
๐๐น-๐๐ฎ๐๐ถ๐ต๐ฎ๐ต untuk almarhum Bang Marasunan Ritonga, Bang Sugih Permono, dan para senior hebat lainnya.
Semoga Bang Hadhy Priono dan yang masih diberikan kesehatan tetap menjadi inspirasi.
๐ ๐ฎ๐ฟ๐ถ ๐ธ๐ถ๐๐ฎ ๐ฟ๐ฒ๐ป๐๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐ป ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐๐ฎ๐บ๐ฎ.