Perankan Putri Mandalika, Siswi SMAN 4 Bandung Akui Sempat Ingin Menyerah

Pergelaran Drama & Tari Kelas XI Candrakala Natya di SMAN 4 Bandung tidak hanya menjadi ruang unjuk kreativitas siswa, tetapi juga menghadirkan proses panjang penuh perjuangan di balik penampilannya.

LOVEBANDUNG.com : SMAN 4 Bandung menggelar Pergelaran Drama & Tari Kelas XI sebagai bagian dari penilaian akhir semester, Rabu (13/5/2026). Bertajuk Candrakala Natya, kegiatan tersebut mengangkat tema “Cerita Nusantara” melalui kolaborasi lintas mata pelajaran yang berbasis riset, kreativitas, dan kerja sama antarsiswa.

Kepala SMAN 4 Bandung, Tuti Kurniawati menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang dengan konsep pembelajaran tematik dan kolaboratif yang melibatkan sekitar 10 mata pelajaran. Mulai dari seni budaya, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Sunda, sosiologi, sejarah hingga teknologi informasi dan komunikasi.

“Konsepnya mencari tujuan pembelajaran yang beririsan, lalu disepakati satu tema yang bisa mencakup seluruh mata pelajaran, yaitu budaya Nusantara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap kelas melakukan riset secara mandiri untuk mengembangkan cerita yang akan ditampilkan, mulai dari sejarah, konsep pertunjukan hingga penentuan lokasi pendukung produksi. Para siswa pun memanfaatkan sampah plastik dan kertas untuk disulap menjadi properti pendukung.

Para siswa juga melakukan pengambilan gambar teaser di beberapa lokasi, seperti Curug Cimahi dan Situ Patenggang setelah mendapatkan izin dari pihak sekolah serta didampingi guru dan orang tua.

“Ketika diberi ruang, mereka bisa lebih bereksplorasi. Mereka bisa belajar di mana saja tanpa sekat ruang kelas,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk menggali talenta lain, seperti seni pertunjukan, desain komunikasi visual (DKV), tata rias hingga kemampuan bekerja sama dalam tim.

Setiap kelas XI menampilkan cerita Nusantara yang berbeda-beda sebagai bentuk pengenalan, sekaligus penghargaan terhadap budaya Indonesia.

“Kami ingin menanamkan cinta tanah air kepada siswa melalui tema-tema budaya Nusantara. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai budayanya,” katanya.

Kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa tahun itu melibatkan seluruh siswa kelas XI. Dukungan orang tua juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan, baik secara moral maupun material.

“Harapannya, ruang belajar tidak dibatasi oleh sekat kelas. Ketika diberi ruang yang fleksibel, kreativitas dan talenta siswa bisa lebih muncul,” pungkasnya

Perankan Putri Mandalika

Pergelaran Drama & Tari Kelas XI Candrakala Natya di SMAN 4 Bandung tidak hanya menjadi ruang unjuk kreativitas siswa, tetapi juga menghadirkan proses panjang penuh perjuangan di balik penampilannya.

Salah satu siswa pemeran utama, Carinthia Angie Heriawan mengaku lega dan terharu setelah berhasil menampilkan pertunjukan bersama teman-teman sekelasnya di hadapan penonton, Rabu (13/5/2026).

“Rasanya benar-benar lega karena kita bisa menampilkan sesuai harapan dan ekspektasi kita. Terharu banget karena apa yang kita usahakan dari kemarin latihan terus-terusan benar-benar ada hasilnya,” ujar siswa kelas XI 3 tersebut.

Siswi yang memerankan tokoh Putri Mandalika tersebut mengatakan, proses persiapan telah dilakukan sejak Januari 2026, termasuk saat bulan Ramadan. Selama proses itu, para siswa tidak hanya berlatih bersama, tetapi juga membangun kekompakan antarkelas.

“Dari bulan Puasa kita buka bersama bareng. Jadi bonding juga,” katanya.

Menurutnya, tantangan terbesar selama persiapan adalah mendalami karakter Putri Mandalika yang memiliki beragam emosi, mulai dari ceria hingga sedih. Ia bahkan sempat merasa tidak mampu memerankan tokoh tersebut.

“Awalnya sempat merasa kayaknya aku enggak bisa karena itu bukan diri aku. Tapi karena terus latihan, latihan, latihan, akhirnya bisa,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh teman sekelasnya yang telah berjuang bersama selama proses persiapan hingga hari pertunjukan berlangsung.

“Makasih buat teman-teman karena sudah solid dan mau berjuang bareng-bareng sampai akhirnya kita bisa menampilkan yang terbaik di depan banyak orang,” ungkapnya.

Menurut Carin, pergelaran drama tari ini sangat penting terus diadakan karena mampu mempererat hubungan antarsiswa dan membangun rasa percaya diri.

“Karena ada pergelaran ini, teman-teman yang introvert jadi bisa lebih bergaul dan berani tampil,” katanya.

Ia pun menilai, seluruh peran dalam kegiatan tersebut sama pentingnya, baik siswa yang tampil di atas panggung maupun tim di belakang layar.

“Yang backstage juga luar biasa. Menurut aku, semuanya the best banget,” tutupnya.  (rdj)