{"id":12435,"date":"2024-07-01T12:40:03","date_gmt":"2024-07-01T05:40:03","guid":{"rendered":"https:\/\/lovebandung.com\/?p=12435"},"modified":"2024-07-01T12:40:03","modified_gmt":"2024-07-01T05:40:03","slug":"bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/","title":{"rendered":"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #ff99cc;\"><a style=\"color: #ff99cc;\" href=\"http:\/\/LOVEBANDUNG.com\"><em><strong>LOVEBANDUNG.com<\/strong><\/em><\/a><\/span> : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengapresiasi gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting yang dilakukan di seluruh Indonesia dan optimistis angka stunting di 2024 berada di bawah 20 persen.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Hal itu dikemukakan Menko PMK, Muhadjir Effendy, mewakili Presiden, dalam sambutannya pada peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29\/6\/2014).<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cAlhamdulillah target 95 persen balita seluruh Indonesia yang diukur dan ditimbang (di posyandu)\u00a0 dan diintervensi stuntingnya Insya Allah bisa dilaksanakan dengan baik. Tinggal nanti kita akan melihat triangulasi data dari SKI dengan hasil pengukuran ini seperti apa,&#8221; ujar Menko PMK.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menko PMK berharap\u00a0 sensus bayi dengan kriteria yang sudah standar dan dilakukan oleh tenaga\u00a0 terdidik dan terlatih semestinya tingkat akurasi dari sensus akan lebih baik dari survei.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Menko PMK, saat ini seluruh posyandu sudah mempunyai alat antropometri\u00a0 standar. Alat ini penting agar pengukuran terhadap bayi seragam. Tenaga relawan juga harus memiliki kemampuan yang sama. Capaian sensus juga harus 95 persen.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menko Muhadjir juga menjelaskan bahwa survei\u00a0 yang dilakukan pasti ada tingkat kesalahan. Tetapi sensus dengan 95 persen lebih balita yang jumlahnya hampir 18 juta di Indonesia\u00a0 akan menggambarkan kondisi\u00a0 sesungguhnya bagaimana kondisi balita di Indonesia, sekaligus intervensinya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKarena dalam sensus &#8216;by name by address&#8217;, siapa bapaknya dan siapa ibunya, tinggal di mana, kondisi statusnya apa, jelas sehingga kita bisa minta ke pemerintah daerah untuk menangani,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menko Muhadjir berharap di 2024 prevalensi stunting di Indonesia\u00a0 sudah berada di bawah 20 persen sesuai\u00a0 ketentuan Sustainable Development Goals (SDGs).\u00a0 &#8220;Jadi, kita menargetkan tahun 2025 stunting kita sudah di bawah 20 persen.\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Kasih Sayang<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menko PMK juga menyampaikan bahwa untuk membangun keluarga yang tangguh, kuncinya dua yaitu kasih dan sayang. \u201cTanpa kasih dan sayang di dalam keluarga tidak mungkin akan terbangun keluarga yang kokoh,\u201dtambahnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut Menko Muhadjir, perempuanlah yang akan menentukan nasib bangsa ini. &#8220;Kita sudah menemukan polanya di dalam penanganan keluarga. Pertama-tama yang kita perhatikan adalah remaja putri. Remaja putri harus disiapkan betul-betul. Kondisinya harus betul-betul sehat. Karena dialah yang akan menentukan masa depan Indonesia,&#8221; ujar Menko Muhadjir.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Karena itu, lanjut Menko PMK, sejak remaja mereka sudah harus dicek kesehatannya, tidak boleh mengalami anemia, kekurangan darah berkepanjangan, anemia kronis. Anemia kronis akan berpengaruh terhadap kesehatan reproduksi remaja putri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kalau kondisi rahim perempuan tidak sehat, Menko Muhadjir mengingatkan, peluang untuk melahirkan generasi tidak sehat sangat besar, termasuk generasi stunting.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Saya sudah berkali-kali usul minta ke pak Menkes. Tolong pil penambah darah itu yang betul-betul akrab dengan lidah remaja putri. Karena beberapa kasus sering ngecek diberi pil diterima tapi di buang karena tidak akrab lidahnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kalau bisa sekarang dibikin pil yang membuat remaja putri\u00a0 bukan hanya senang tapi kecanduan sehingga tidak perlu disuruh dia akan cari pil penambah darah itu,&#8221; harap Menko Muhadjir<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Strategi Nasional<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dokter Hasto, dalam sambutannya\u00a0 menyampaikan bahwa strategi yang paling tepat untuk menekan angka stunting adalah tetap mengikuti strategi nasional (stranas)<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cAda dua, bagaimana kita mengintervensi faktor sensitif dan spesifik. Keduanya harus simultan dijalankan. Secara khusus, strategi yang paling efisien adalah mendiagnosis dengan tepat. Sehingga kita tahu keluarga berisiko tinggi stunting yang mana, dan bayi yang stunting yang mana. Ibu hamil, pra nikah menjadi bagian penting untuk mencegah stunting baru,&#8221; jelas dokter Hasto.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sesuai stranas percepatan penurunan stunting, dokter Hasto melaporkan bahwa semua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang hadir dengan jumlah lebih dari 10 ribu sudah berkomitmen baik.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKita melakukan sosialisasi dan edukasi, dan juga sudah melakukan pendataan untuk gerakan serentak intervensi dan juga percepatan penurunan stunting. Hari ini penimbangan, dan pendataan tinggi badan, pengukuran sudah mencapai 92,29 persen di seluruh Indonesia,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dengan demikian, perbedaan antara Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 dan Elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) yang dipertanyakan para kepala daerah dapat segera terjawab.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cInsya Allah dalam waktu dekat akan dilakukan verifikasi dan validasi (verval) terhadap data yang bapak ibu kepala daerah berikan, dan segera angka tersebut akan diselesaikan,\u201d jelas dokter Hasto.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Toxic People<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam penanganan stunting, dokter Hasto menyampaikan hasil intervensi yang dilakukan setiap hari membuahkan hasil yang semakin membaik. \u201cKita bersyukur ada faktor sensitive, termasuk yang sangat populer, perkawinan usia anak mengalami penurunan secara signifikan yaitu 6,92 persen. Termasuk menurun dispensasi nikahnya, dari hari ke hari faktor yang membuat stunting membaik.\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Namun, di sisi lain, angka perceraian terus meningkat. \u201cKita perlu prihatin angka perceraian meningkat da\u0144 bahkan terakhir mencapai 516.344 kasus perceraian. Saya kira ini perlu mendapat perhatian kita semua di Hari Keluarga ini.\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Latar belakang perceraian, menurut dokter Hasto, karena banyaknya &#8216;toxic people&#8217;, &#8216;toxic relationship&#8217;, &#8216;toxic friendships&#8217; yang akhirnya di dalam keluarga terjadi uring-uringan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sehingga akhirnya bercerai, mayoritas karena perbedaan kecil-kecil yang berkepanjangan,\u201d jelas dokter Hasto.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Bonus Demografi, iBangga &amp; Kampung KB<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tema peringatan Harganas ke- 31 tahun ini adalah &#8220;Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas&#8221;. Makna keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas. Menurut dokter Hasto, adalah terciptanya SDM yang unggul dan mampu meraih bonus demografi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cBonus demografi kita maju, puncaknya di tahun 2020 meskipun beberapa provinsi mundur dan beberapa maju,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurut dokter Hasto, bangsa ini\u00a0 pelan-pelan sudah meninggalkan puncak bonus demografi, dan tahun 2035 bangsa ini sudah harus menanggung beban para lansia yang jumlahnya tidak sedikit.\u00a0 Yang harus menanggung adalah generasi sandwich (sandwich generation). Dokter Hasto berharap mudah-mudahan bukan generasi strawberry yang lembek, tapi generasi yang kuat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cSemoga dengan waktu 10-15 tahun kita bisa mentransformasikan bonus demografi menjadi bonus kesejahteraan dan kita bisa keluar dari &#8216;middle income trap&#8217; (MIT),\u201c ujar dokter Hasto.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">MIT adalah sebuah kondisi di mana negara-negara berpendapatan menengah sulit meningkatkan posisi mereka ke pendapatan tinggi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sisi lain yang harus menjadi perhatian, sesuai\u00a0 arahan Presiden Jokowi, adalah\u00a0 membangun bangsa dan negara harus dimulai dari keluarga.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Begitu juga Kampung Keluarga Berkualitas (KB) harus ada di seluruh Indonesia. Artinya, semua desa menjadi Kampung Keluarga Berkualitas. Ukuran kualitas keluarga ditentukan tiga hal yaitu tenteram, mandiri dan bahagia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cYang paling tercapai adalah kebahagiaan, angkanya 71,86. Ini menunjukan bahwa keluarga-keluarga di Indonesia meskipun belum punya kemandirian yang baik, alhamdulillah bahagia.\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cSementara kemandirian angkanya paling rendah. Ketenteraman lumayan angkanya 59, namun kebahagiaan paling menonjol. Inilah bangsa kita yang penuh dengan gotong royong, nilai-nilai Pancasila membawa kita bahagia,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dokter Hasto menyebut provinsi dengan penduduk besar seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sumatera Utara. Dari keempat Provinsi ini\u00a0 tertinggi nilai angka kebahagiaanya adalah Jawa Tengah 62,9.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Adapun kemandirian tertinggi adalah Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Riau. Ini menunjukkan bahwa keluarga-keluarga\u00a0 berkemakmuran dan berkesejahteraan berada di provinsi tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Oleh karena itu lanjutnya, dari keluarga yang berkualitas diharapkan akan melahirkan anak-anak\u00a0 cerdas dan terbebas dari stunting.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Stunting membawa dampak tidak cerdas dan pertumbuhan otaknya mengalami defisit sehingga kemampuan intelektual skillnya tidak optimal. &#8220;Kita boleh bersedih tapi tidak perlu minder ketika IQ kita masih di 78 dengan urutan ke 130,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Lanjutnya, &#8220;Hari Ini, kualitas SDM tidak cukup diukur dengan Human Development Index (HDI) tetapi dengan Human Capital Index (HCI) dan urutan HCI kita juga masih di bawah.&#8221;<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Semua parameter\u00a0 itu berhubungan dengan stunting. Oleh karena itu BKKBN bersama mitra kerja dan masyarakat\u00a0 mempercepat penurunan stunting. &#8220;Semua tim bergerak dengan baik. Ini satu upaya untuk memperbaiki semua,&#8221; ujar dokter Hasto.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Kemiskinan Ekstrem<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Bicara\u00a0 perkawinan usia anak, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, menyampaikan komitmennya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami akan terus menekan perkawinan dini, menekan kasus perceraian pada keluarga dan mengupayakan mental health bagi masyarakat.\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Nana Sudjana mengatakan, Jawa Tengah masih terus berjuang untuk meminimalisir kemiskinan ekstrem dan mengendalikan laju inflasi. Hal ini korelasinya sangat erat dengan upaya mewujudkan keluarga\u00a0 tenteram, mandiri dan bahagia.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cBerharap momen Harganas ini untuk meningkatkan kepedulian keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting, menjadi motivasi untuk penguatan komitmen bersama dalam menurunkan stunting,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Penghargaaan Kepala Daerah\u00a0<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dalam puncak Harganas tahun ini beberapa kepala daerah mendapatkan penghargaan. Lima kepala daerah mendapatkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya melalui Keputusan Presiden RI Nomor 50\/TK\/Tahun 2024 tanggal 10 Juni 2024. Yaitu Nanang Ermanto, Bupati Lampung Selatan, Provinsi Lampung; Winarni, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung; Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, Bupati Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat; Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto, Walikota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan; dan Dr. Mukodi, M.Si, Ketua STKIP PGRI Pacitan, Provinsi Jawa Timur.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara\u00a0 penghargaan iBangga Award diberikan\u00a0 kepada lima kepala daerah. Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) merupakan indeks pengukuran kualitas keluarga yang ditujukan melalui tiga dimensi yaitu dimensi ketenteraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan iBangga di antaranya Sri Purwaningsih, SH, MAP \u2013 Pj. Walikota Jambi; Ir. Supriyanto, MA \u2013 Pj. Walikota Payakumbuh; Eddy Supriyanto, S.STP, M.PSDM \u2013 Pj. Walikota Madiun; Hj. Winarni Nanang Ermanto; Ir. H.W. Musyafirin, MM \u2013 Bupati Sumbawa Barat; Hj. Etik Suryani, SE, MM \u2013 Bupati Sukoharjo.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Penghargaan Terinovasi Program Pembangunan Keluarga\u00a0 diberikan kepada Dr. Ir. Hj. Hevearita\u00a0 Gunaryanti Rahayu, M.Sos &#8211; Walikota Semarang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Terakhir, terdapat lima warga yang menerima bantuan stimulan Rumah Swadaya. Bapak Karyono Karep \u2013 Desa Tajuk, Kec. Getasan, Kabupaten Semarang. Ibu Jumirah &#8211; Desa Tajuk, Kec. Getasan, Kabupaten Semarang. Ibu Sriyanah &#8211; Desa Tajuk, Kec. Getasan, Kabupaten Semarang; Thamrin &#8211; Desa Tajuk, Kec. Getasan Kabupaten Semarang. Suwarji &#8211; Desa Tajuk, Kec. Getasan Kabupaten Semarang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Untuk diketahui, Hari Keluarga Nasional\u00a0 diperingati setiap tahunnya pada 29 Juni untuk pengingat pentingnya peran keluarga dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.(nee)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LOVEBANDUNG.com : Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, mengapresiasi gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting yang dilakukan di seluruh Indonesia dan optimistis angka stunting di 2024 berada di bawah 20 persen. Hal itu dikemukakan Menko PMK, Muhadjir Effendy, mewakili Presiden, dalam sambutannya pada peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12436,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[457],"tags":[8018,7120,12056,2354,12124,12123,12117,3630,7643],"class_list":["post-12435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-love-jabar","tag-angka-stunting","tag-bkkbn","tag-harganas","tag-hari-keluarga-nasional","tag-kasih-sayang","tag-keluarga-tangguh","tag-kembali-ke-meja-makan","tag-menko-pmk","tag-stunting"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.9 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang - lovebandung.com<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Keluarga Tangguh, Kasih Sayang, Harganas, Menko PMK, Stunting, Angka Stunting, Kembali ke Meja Makan, Hari Keluarga Nasional, BKKBN\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang - lovebandung.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Keluarga Tangguh, Kasih Sayang, Harganas, Menko PMK, Stunting, Angka Stunting, Kembali ke Meja Makan, Hari Keluarga Nasional, BKKBN\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"lovebandung.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-07-01T05:40:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/love-bandung_20240630174735311.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"342\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"lovebandung\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"lovebandung\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"lovebandung\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6a4e67b5651837c69aef05fea4792ec9\"},\"headline\":\"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang\",\"datePublished\":\"2024-07-01T05:40:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/\"},\"wordCount\":1501,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/love-bandung_20240630174735311.jpg\",\"keywords\":[\"Angka Stunting\",\"BKKBN\",\"Harganas\",\"Hari Keluarga Nasional\",\"Kasih Sayang\",\"Keluarga Tangguh\",\"Kembali ke Meja Makan\",\"Menko PMK\",\"Stunting\"],\"articleSection\":[\"Love Jabar\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/\",\"name\":\"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang - lovebandung.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/love-bandung_20240630174735311.jpg\",\"datePublished\":\"2024-07-01T05:40:03+00:00\",\"description\":\"Keluarga Tangguh, Kasih Sayang, Harganas, Menko PMK, Stunting, Angka Stunting, Kembali ke Meja Makan, Hari Keluarga Nasional, BKKBN\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/love-bandung_20240630174735311.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/07\\\/love-bandung_20240630174735311.jpg\",\"width\":600,\"height\":342,\"caption\":\"Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, memberikan penghargaan pada peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29\\\/6\\\/2014). LoveBandung.com \\\/BKKBN\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2024\\\/07\\\/01\\\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/\",\"name\":\"lovebandung.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579\",\"name\":\"by: lovebandung.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png\",\"width\":2560,\"height\":765,\"caption\":\"by: lovebandung.com\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6a4e67b5651837c69aef05fea4792ec9\",\"name\":\"lovebandung\",\"description\":\"Love Bandung\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang - lovebandung.com","description":"Keluarga Tangguh, Kasih Sayang, Harganas, Menko PMK, Stunting, Angka Stunting, Kembali ke Meja Makan, Hari Keluarga Nasional, BKKBN","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang - lovebandung.com","og_description":"Keluarga Tangguh, Kasih Sayang, Harganas, Menko PMK, Stunting, Angka Stunting, Kembali ke Meja Makan, Hari Keluarga Nasional, BKKBN","og_url":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/","og_site_name":"lovebandung.com","article_published_time":"2024-07-01T05:40:03+00:00","og_image":[{"width":600,"height":342,"url":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/love-bandung_20240630174735311.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"lovebandung","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"lovebandung","Estimasi waktu membaca":"9 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/"},"author":{"name":"lovebandung","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/6a4e67b5651837c69aef05fea4792ec9"},"headline":"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang","datePublished":"2024-07-01T05:40:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/"},"wordCount":1501,"publisher":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579"},"image":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/love-bandung_20240630174735311.jpg","keywords":["Angka Stunting","BKKBN","Harganas","Hari Keluarga Nasional","Kasih Sayang","Keluarga Tangguh","Kembali ke Meja Makan","Menko PMK","Stunting"],"articleSection":["Love Jabar"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/","url":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/","name":"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang - lovebandung.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/love-bandung_20240630174735311.jpg","datePublished":"2024-07-01T05:40:03+00:00","description":"Keluarga Tangguh, Kasih Sayang, Harganas, Menko PMK, Stunting, Angka Stunting, Kembali ke Meja Makan, Hari Keluarga Nasional, BKKBN","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/#primaryimage","url":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/love-bandung_20240630174735311.jpg","contentUrl":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/love-bandung_20240630174735311.jpg","width":600,"height":342,"caption":"Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, memberikan penghargaan pada peringatan puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 Tahun 2024 yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29\/6\/2014). LoveBandung.com \/BKKBN"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2024\/07\/01\/bangun-keluarga-tangguh-dengan-kasih-sayang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/lovebandung.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bangun Keluarga Tangguh dengan Kasih Sayang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#website","url":"https:\/\/lovebandung.com\/","name":"lovebandung.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lovebandung.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579","name":"by: lovebandung.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png","url":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png","contentUrl":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png","width":2560,"height":765,"caption":"by: lovebandung.com"},"logo":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png"},"sameAs":["https:\/\/lovebandung.com"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/6a4e67b5651837c69aef05fea4792ec9","name":"lovebandung","description":"Love Bandung","sameAs":["https:\/\/lovebandung.com"],"url":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12435"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12435\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12437,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12435\/revisions\/12437"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}