{"id":17903,"date":"2025-09-04T11:00:55","date_gmt":"2025-09-04T04:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/lovebandung.com\/?p=17903"},"modified":"2025-09-04T11:00:55","modified_gmt":"2025-09-04T04:00:55","slug":"demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/","title":{"rendered":"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><span style=\"color: #ff99cc;\"><em><a style=\"color: #ff99cc;\" href=\"http:\/\/LOVEBANDUNG.com\"><strong>LOVEBANDUNG.com<\/strong><\/a><\/em><\/span> : <strong>Prof Triyo Supriyatno.<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\"><em>Di atas kertas<\/em>, demonstrasi adalah tanda sehatnya demokrasi. Ia adalah ruang di mana rakyat dapat menyampaikan aspirasi, menagih janji, atau menolak kebijakan yang dianggap tidak adil. Konstitusi melindungi hak ini sebagai wujud partisipasi publik. Demonstrasi, pada hakikatnya, adalah bahasa rakyat ketika kanal formal tidak lagi memadai. Namun, sejarah kita berkali-kali menunjukkan bahwa di balik wajah ideal demonstrasi, kerap muncul bayang-bayang lain: penjarahan, perusakan, dan kekerasan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Fenomena ini memunculkan dilema besar. Bagaimana mungkin sebuah ekspresi politik yang lahir dari cita-cita keadilan berubah menjadi panggung anarki? Mengapa suara nurani tiba-tiba disertai tangan-tangan yang merampas hak orang lain? Untuk menjawabnya, kita perlu menatap dari berbagai jendela: agama, sosiologi, psikologi, dan antropologi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Agama dan Pagar Moral<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Agama-agama besar memberi garis tegas: demonstrasi untuk menyuarakan kebenaran adalah bagian dari tanggung jawab moral, tetapi penjarahan adalah pelanggaran hak asasi manusia. Islam menegaskan larangan sariqah\u2014mencuri\u2014karena harta adalah amanah. Kristen menempatkan \u201cjangan mencuri\u201d sebagai hukum dasar yang mengikat hati nurani. Hindu mengajarkan asteya, pantang mengambil yang bukan milik. Buddhisme menekankan sila untuk tidak mengambil barang yang tidak diberikan. Konghucu mengajarkan yi, kelayakan moral, agar relasi sosial tetap tertib.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pesannya jelas: menyuarakan aspirasi boleh, merampas hak orang lain tidak pernah bisa dibenarkan. Namun agama tidak berhenti di situ. Ia juga menuntut kepedulian: zakat, sedekah, dana punia, diakonia, gotong-royong. Artinya, mencegah penjarahan bukan semata menghukum pelaku, melainkan juga memastikan tak ada orang yang merasa terbuang dari lingkar keadilan sosial.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Runtuhnya Kontrol Sosial<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dari kacamata sosiologi, penjarahan dalam demonstrasi sering muncul ketika kontrol sosial melemah. Ketika warga merasa negara hadir hanya sebagai alat represif, bukan pelindung, legitimasi runtuh. Norma bersama pun kehilangan daya ikat. Teori \u201cbreakdown\u201d menjelaskan: saat institusi gagal, aturan informal pun goyah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ada pula teori kesempatan: ketika toko tak terjaga, gudang terbuka, atau kerumunan melindungi identitas, penjarahan menjadi insentif instan. Lebih jauh, dalam masyarakat dengan jurang ketimpangan tinggi, penjarahan sering dibaca sebagai \u201cbahasa kasar\u201d untuk menuntut redistribusi. Ia tetap salah, tetapi ia juga gejala dari deprivasi yang dibiarkan menumpuk.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pesan sosiologinya jelas: negara tidak cukup hanya mengerahkan aparat. Ia harus hadir cepat, adil, dan terlihat adil. Komunitas pun harus menghidupkan solidaritas: posko bantuan warga, patroli lingkungan, hingga mekanisme gotong-royong yang menutup ruang kosong sebelum diisi kekacauan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Deindividuasi dan Rasionalisasi<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Psikologi membantu kita memahami paradoks manusia: individu bermoral bisa berubah ketika larut dalam kerumunan. Fenomena deindividuasi membuat seseorang merasa anonim, bebas dari tanggung jawab. Rasionalisasi pun muncul: \u201csemua ikut, kenapa saya tidak?\u201d atau \u201cini untuk melawan ketidakadilan.\u201d<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Stres, rasa frustrasi, dan ketakutan memperkuat impuls destruktif. Otak emosional mengambil alih dari otak rasional. Namun psikologi juga memberi kunci pemulihan. Norma kelompok sangat menentukan. Jika komunitas menampilkan teladan positif\u2014antrean tertib, saling berbagi, menjaga tetangga\u2014maka impuls menjarah dapat ditekan. Demonstrasi yang damai membutuhkan pemimpin moral di lapangan, yang menjaga semangat aspirasi agar tidak tergelincir menjadi anarki.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Ekonomi Moral yang Retak<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Antropologi mengingatkan bahwa penjarahan sering lahir dari logika \u201cekonomi moral.\u201d Ketika harga melambung atau bantuan tersendat, warga menilai sistem melanggar rasa keadilan. Dalam kerangka itu, mengambil dianggap \u201cmengambil kembali.\u201d Namun pemaknaan ini berbahaya, sebab ia merobohkan solidaritas sosial.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Di banyak tempat, penjarahan dalam demonstrasi justru melukai kelompok paling rentan: warung kecil, kios pinggir jalan, pedagang kaki lima. Mereka bukan representasi \u201celite penindas\u201d, melainkan rakyat jelata yang juga berjuang. Inilah paradoks yang menyakitkan: demonstrasi yang semestinya membela rakyat, justru menyakiti rakyat sendiri.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Antropologi juga melihat penjarahan sebagai ritus liminal\u2014momen batas\u2014saat aturan lama tergantung di udara karena krisis. Karena itu, pencegahan harus peka budaya. Tokoh adat, pemuka agama, dan jaringan lokal lebih didengar daripada pengeras suara aparat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Menjaga Garis Tipis<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Apa yang harus dilakukan? Pertama, bedakan secara tegas antara demonstrasi damai dengan penjarahan. Aspirasi politik tidak boleh dikriminalisasi, tetapi anarki harus dihentikan. Kedua, percepat distribusi keadilan sosial. Selama jurang ketimpangan dibiarkan, penjarahan akan terus mengintai. Ketiga, libatkan masyarakat sipil\u2014organisasi keagamaan, komunitas lokal, dan tokoh adat\u2014untuk menjaga agar demonstrasi tetap menjadi ruang aspirasi, bukan arena perampasan. Keempat, komunikasi publik harus jujur dan menenangkan. Kejujuran meredam rumor, ketulusan mengembalikan rasa percaya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\"><strong>Demokrasi di Ujung Jalan<\/strong><\/p>\n<p dir=\"ltr\">Demonstrasi dan penjarahan adalah dua wajah yang kontras. Yang satu menyalakan harapan, yang lain menyalakan ketakutan. Yang satu menyuarakan keadilan, yang lain merobek kemanusiaan. Demokrasi hanya bisa bertahan bila kita menjaga garis tipis di antaranya: aspirasi sah, tetapi anarki tak bisa dibenarkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pada akhirnya, yang diuji bukan sekadar kekuatan negara, tetapi juga kedewasaan bangsa. Apakah kita ingin demokrasi yang sehat, di mana rakyat bicara dengan martabat, atau demokrasi yang cacat, di mana suara rakyat hilang ditelan asap penjarahan?<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Peradaban sejati tidak diukur dari seberapa keras rakyat berteriak di jalan, melainkan dari seberapa manusiawi kita tetap bersikap dalam jam-jam genting. Karena ketika krisis datang, kita selalu punya dua pilihan: ikut merampas, atau memilih untuk menjaga. (*)<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\n<p dir=\"ltr\"><em>Penulis adalah Wakil Rektor III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LOVEBANDUNG.com : Prof Triyo Supriyatno. Di atas kertas, demonstrasi adalah tanda sehatnya demokrasi. Ia adalah ruang di mana rakyat dapat menyampaikan aspirasi, menagih janji, atau menolak kebijakan yang dianggap tidak adil. Konstitusi melindungi hak ini sebagai wujud partisipasi publik. Demonstrasi, pada hakikatnya, adalah bahasa rakyat ketika kanal formal tidak lagi memadai. Namun, sejarah kita berkali-kali [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":17904,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,117],"tags":[1376,19511,19512,19513,19514,19135],"class_list":["post-17903","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-love-bandung","category-love-campus","tag-aksi-mahasiswa","tag-demonstrasi-dan-penjarahan","tag-menguji-demokrasi","tag-merobek-kemanusiaan","tag-prof-triyo-supriyatno","tag-uin-maulana-malik-ibrahim-malang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan - lovebandung.com<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Demonstrasi dan Penjarahan, Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan, Prof Triyo Supriyatno, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aksi Mahasiswa\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan - lovebandung.com\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Demonstrasi dan Penjarahan, Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan, Prof Triyo Supriyatno, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aksi Mahasiswa\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"lovebandung.com\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-04T04:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/FB_IMG_1756957136984.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1350\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"lovebandung\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"lovebandung\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"lovebandung\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6a4e67b5651837c69aef05fea4792ec9\"},\"headline\":\"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan\",\"datePublished\":\"2025-09-04T04:00:55+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/\"},\"wordCount\":792,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/FB_IMG_1756957136984.jpg\",\"keywords\":[\"Aksi Mahasiswa\",\"Demonstrasi dan Penjarahan\",\"Menguji Demokrasi\",\"Merobek Kemanusiaan\",\"Prof Triyo Supriyatno\",\"UIN Maulana Malik Ibrahim Malang\"],\"articleSection\":[\"Love Bandung\",\"Love Campus\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/\",\"name\":\"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan - lovebandung.com\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/FB_IMG_1756957136984.jpg\",\"datePublished\":\"2025-09-04T04:00:55+00:00\",\"description\":\"Demonstrasi dan Penjarahan, Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan, Prof Triyo Supriyatno, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aksi Mahasiswa\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/FB_IMG_1756957136984.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/FB_IMG_1756957136984.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1350,\"caption\":\"Aksi mahasiswa menggelar aksi demonstrasi sejak pekan terakhir Agustus hingga awal September 2025 disejumlah daerah termasuk di Kota Bandung digelar depan gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. Foto: FB Info Bandung Terkini.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/2025\\\/09\\\/04\\\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/\",\"name\":\"lovebandung.com\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"Person\",\"Organization\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579\",\"name\":\"by: lovebandung.com\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png\",\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png\",\"width\":2560,\"height\":765,\"caption\":\"by: lovebandung.com\"},\"logo\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/04\\\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/6a4e67b5651837c69aef05fea4792ec9\",\"name\":\"lovebandung\",\"description\":\"Love Bandung\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/lovebandung.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaksi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan - lovebandung.com","description":"Demonstrasi dan Penjarahan, Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan, Prof Triyo Supriyatno, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aksi Mahasiswa","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan - lovebandung.com","og_description":"Demonstrasi dan Penjarahan, Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan, Prof Triyo Supriyatno, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aksi Mahasiswa","og_url":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/","og_site_name":"lovebandung.com","article_published_time":"2025-09-04T04:00:55+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1350,"url":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/FB_IMG_1756957136984.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"lovebandung","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"lovebandung","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/"},"author":{"name":"lovebandung","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/6a4e67b5651837c69aef05fea4792ec9"},"headline":"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan","datePublished":"2025-09-04T04:00:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/"},"wordCount":792,"publisher":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579"},"image":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/FB_IMG_1756957136984.jpg","keywords":["Aksi Mahasiswa","Demonstrasi dan Penjarahan","Menguji Demokrasi","Merobek Kemanusiaan","Prof Triyo Supriyatno","UIN Maulana Malik Ibrahim Malang"],"articleSection":["Love Bandung","Love Campus"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/","url":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/","name":"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan - lovebandung.com","isPartOf":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/FB_IMG_1756957136984.jpg","datePublished":"2025-09-04T04:00:55+00:00","description":"Demonstrasi dan Penjarahan, Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan, Prof Triyo Supriyatno, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aksi Mahasiswa","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/FB_IMG_1756957136984.jpg","contentUrl":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/FB_IMG_1756957136984.jpg","width":1080,"height":1350,"caption":"Aksi mahasiswa menggelar aksi demonstrasi sejak pekan terakhir Agustus hingga awal September 2025 disejumlah daerah termasuk di Kota Bandung digelar depan gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. Foto: FB Info Bandung Terkini."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/2025\/09\/04\/demonstrasi-dan-penjarahan-menguji-demokrasi-merobek-kemanusiaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/lovebandung.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Demonstrasi dan Penjarahan: Menguji Demokrasi, Merobek Kemanusiaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#website","url":"https:\/\/lovebandung.com\/","name":"lovebandung.com","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/lovebandung.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":["Person","Organization"],"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/a832c3f2e240499b3239fa1562b2a579","name":"by: lovebandung.com","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png","url":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png","contentUrl":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png","width":2560,"height":765,"caption":"by: lovebandung.com"},"logo":{"@id":"https:\/\/lovebandung.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Love-Bandung.-com-Besar-Transparan--scaled.png"},"sameAs":["https:\/\/lovebandung.com"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/lovebandung.com\/#\/schema\/person\/6a4e67b5651837c69aef05fea4792ec9","name":"lovebandung","description":"Love Bandung","sameAs":["https:\/\/lovebandung.com"],"url":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/author\/redaksi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17903","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17903"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17903\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17905,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17903\/revisions\/17905"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17904"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17903"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17903"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lovebandung.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17903"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}