Homeless Menjamur di Kawasan Wisata Bandung, Pemkot Siapkan Operasi Penertiban Tunawisma

LOVEBANDUNG.COM : Masalah sosial di pusat Kota Bandung kini tengah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Fenomena “homeless” atau tunawisma yang kian menjamur, terutama di kawasan wisata, membuat Wali Kota Bandung Muhammad Farhan segera mengambil langkah tegas berupa operasi penertiban.

Ditemui usai evaluasi pengamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Balai Kota Bandung pada Senin (12/1/2026), Farhan mengungkapkan bahwa dirinya menerima banyak keluhan langsung dari masyarakat terkait aroma tidak sedap di beberapa sudut kota. Keluhan tersebut muncul saat ia melakukan patroli keamanan pada Sabtu pekan lalu.

“Tiba-tiba ada yang komplain ke saya, katanya baunya menyengat. Setelah saya patroli, ternyata di banyak pojok ditemukan kotoran manusia,” ujar Farhan kepada awak media.

Kondisi memprihatinkan ini ditemukan di sejumlah titik ikonik yang menjadi magnet wisatawan, seperti kawasan Braga dan Taman Vanda. Farhan menyayangkan adanya oknum yang menyalahgunakan gedung-gedung kosong di sepanjang Jalan Asia Afrika sebagai tempat buang hajat, sehingga mengganggu estetika dan kenyamanan warga yang melintas.

Alih-alih hanya menambah fasilitas publik, Farhan menegaskan bahwa langkah awal yang akan diambil adalah melakukan pembersihan wilayah dari aktivitas penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

“Solusinya, yang pertama kita lakukan adalah operasi penertiban homeless dan manusia gerobak. Jumlahnya memang cukup banyak,” tegas Farhan.

Meskipun harus berhadapan dengan persoalan kebersihan yang cukup pelik pasca-liburan, Farhan mengakui bahwa antusiasme wisatawan memberikan dampak positif bagi kantong daerah. Ia menyebutkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung mencatatkan angka yang sangat memuaskan.

“Selama dua minggu liburan Nataru memang ada dampak yang mengerikan dari sisi kebersihan, tapi alhamdulillah PAD kita di atas target,” ungkapnya.

Capaian PAD yang melampaui target ini, menurut Farhan, akan menjadi modal kuat bagi Pemkot Bandung untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di masa mendatang. (ami)