Program Mustika, 3 Siswa dan 1 Guru SMAN 2 Lembang Berangkat Umrah
LOVEBANDUNG.com : SMAN 2 Lembang memberangkatkan 3 siswa dan 1 guru sebagai penerima beasiswa umrah dalam acara puncak Munaqosah Atikan ka Mekkah (Mustika) yang digelar di sekolah, Selasa (12/5/2026). Keempat penerima beasiswa umrah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Juni 2026.
Keempat penerima beasiswa umrah dipilih melalui tahapan yang komprehensif, mulai dari wawancara hingga tes hafalan Al-Qur’an (munaqosah).
Penerima beasiswa dari kalangan guru dan tenaga kependidikan (GTK) diraih oleh Fauziyyah Nurjannah. Sedangkan 3 siswa yang berhasil lolos seleksi adalah Frida Amaliya (Kelas XI F-4), Azkia Zahratun Nisa (Kelas XI F-8), dan Suci Dwiyantini (Kelas XII F-7).
Kepala SMAN 2 Lembang, Anni Kristanti Yunandami menjelaskan, program Mustika bertema “Menghafal dengan Hati, Melangkah dengan Iman” ini merupakan bentuk apresiasi bagi para penghafal Al-Qur’an. Sumber pendanaannya sendiri berasal dari gerakan kemanusiaan siswa “Infak Seribu Menuju Umrah”.
“Kegiatan ini berasal dari kalian untuk kalian. Melalui proses seleksi hafalan yang panjang, hari ini menjadi titik puncak. Terima kasih atas dukungan komite, guru, dan Dinas Pendidikan. Semoga tahun depan jumlah peserta bisa bertambah,” ujarnya.
Anni berharap, program Mustika menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas ibadah dan akhlak. “Kami berkomitmen menjadikan program beasiswa umrah berbasis hafalan Al-Qur’an ini sebagai agenda tahunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Haru dan Bahagia
Guru penerima beasiswa, Fauziyyah Nurjannah mengaku sangat bersyukur dan terharu atas kesempatan tersebut. Ia mengungkapkan telah mempersiapkan diri dengan meningkatkan kualitas ibadah untuk memantaskan diri menuju Baitullah. “Hikmah luar biasa bagi saya adalah dukungan dari teman-teman guru dan siswa. Ternyata mereka sangat perhatian dan memberikan semangat yang luar biasa. Selain itu, saya akan mendoakan kebaikan bagi anak-anak didik agar mereka semakin berprestasi, baik akhlak maupun ibadahnya,” ungkapnya.
Rasa bahagia juga disampaikan oleh Frida Amaliya. Meski sempat merasa minder saat proses pengumuman, ia bersyukur bisa terpilih dan berjanji akan menjaga hafalan Al-Qur’annya. “Terima kasih teman-teman atas infak hariannya. Saya akan mendoakan agar teman-teman semua sukses masuk ke PTN yang diinginkan,” ucapnya.
Azkia Zahratun Nisa pun mengungkapkan rasa bahagia yang mendalam. “Rasanya campur aduk, senang sekali dan sampai menangis karena bahagia. Awalnya saya hanya coba-coba dan enggak nyangka bisa sampai tahap ini. Saya akan berdoa buat orang tua dan juga teman-teman biar bisa nyusul serta diterima di PTN impian,” ungkapnya.
Sedangkan Suci Dwiyantini menekankan pentingnya persiapan kualitas ibadah dan kesehatan fisik sebelum keberangkatan. “Yang paling utama disiapkan adalah kesehatan dan meningkatkan kualitas ibadah agar di sana nanti bisa maksimal. Doa saya, semoga guru-guru dan teman-teman juga dapat kesempatan yang sama berangkat ke Tanah Suci,” tutupnya. (lvb)