LOVE BANDUNG LOVE BANDUNG -

  • Love Bandung
  • Love Jabar
  • Love Viral
  • Love School
  • Love Campus
  • Love Fashion
  • Love Wisata
  • Love Kuliner
  • Love Literasi
  • Love Tekno
  • Love Sport
lovebandung.com
  • Home
  • Masjid Lautze 2 Bergaya Arsitektur Tionghoa jadi Pusat “Log In” Kota Bandung

Masjid Lautze 2 Bergaya Arsitektur Tionghoa jadi Pusat “Log In” Kota Bandung

By lovebandung Senin, 18 Maret 2024
Masjid Lautze 2 di Jalan Tamblong Kota Bandung. LoveBandung.com /Ist

LOVEBANDUNG.com : Masjid Lautze 2 di Jalan Tamblong Kota Bandung, tepat di sisi kanan dari patung ikonik pemain sepak bola akan terlihat bangunan ruko yang apabila ditelisik, nyatanya itu adalah bangunan masjid. Awalnya beberapa orang akan mengira bangunan ini adalah kelenteng.

Hal ini karena masjid tersebut memiliki gaya arsitektur khas Tionghoa. Mulai dari lampion dan juga ornamen warna merah dan kuning yang menghiasi bagian dalam bangunan masjid.

Walau sudah banyak dibicarakan, namun daya tarik Masjid Lautze belum pudar hingga saat ini karena punya keunikan.

“Awalnya, masjid ini sekitar tahun 1997 dibuka dan luasnya hanya sekitar 6×9 meter. Namun sambil berjalan, kami telah melakukan pelebaran. Sehingga untuk saat ini saja, kami bisa menampung hingga 800 jemaah saat salat Jumat,” ujar Ketua DKM Masjid Lautze 2 Bandung, Rahmat Nugraha, dikutip dari Humas Kota Bandung, Senin 18 Maret 2024.

Ia juga menyebut, letak Masjid Lautze 2 yang sangat strategis (berada di tengah kota dan pinggir jalan raya) menjadikan masjid ini penuh berkah dan mudah memantik perhatian.

Hal ini juga berpengaruh pada program reguler maupun program di bulan Ramadan, yang dijalankan oleh DKM.

Karena antusias warga sekitar, juga bertambahnya jemaah masjid ini seiring waktu, pihak DKM juga meminta izin agar dapat menutup sebagian ruas Jalan Tamblong saat pelaksanaan ibadah Salat Jumat.

Hasilnya, seperti tadi diceritakan. 800 jemaah bisa ditampung di masjid ini. Padahal awalnya, Masjid Lautze 2 memiliki jemaah kurang dari 100 orang.

Dari Pecinan ke Jalan Tamblong

Masjid Lautze 2 merupakan ‘cabang’ dari Masjid Lautze 1 di kawasan Pecinan Jakarta. Melansir dari berbagai sumber, Masjid Lautze pertama kali didirikan seorang muslim keturunan Tionghoa, Haji Ali Karim tahun 1991 melalui Yayasan Haji Karim Oei (YHKO).

Sementara penamaan Masjid Lautze diambil dari nama jalan di Jakarta, kantor pusat YHKO, yakni Jalan Lautze 87-89 Pasar Baru, Jakarta Pusat. Di Bandung, Masjid Lautze 2 berdiri sejak tahun 1997.

Penyebutan angka satu dan dua di belakang nama Masjid Lautze, disebut-sebut untuk membedakan saja, mana Masjid Lautze yang terletak di Pecinan, Jakarta, mana Masjid Lautze yang ada di Kota Bandung.

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan Masjid Lautze 2 menjadi tempat bagi saudara-saudara yang hendak menjadi mualaf sebagai tempat mengucap ikrar syahadat.

Sejak tujuh tahun ke belakang, Rahmat menyebut telah ada sebanyak 258 mualaf yang kemudian menjadi jemaah Masjid Lautze 2. Latar belakang para mualaf ini pun beragam dan majemuk.

Love To

Baksos Perempuan Indonesia Maju, Farhan: Kolaborasi Kunci Hadirkan…

Sabtu, 28 Juni 2025

3 Terduga Pelecehan Turis Singapura di Braga Bandung Dibekuk Polisi

Minggu, 5 Januari 2025
Viral To

Investasi di Kota Bandung Tembus Rp8,5 Triliun

Kamis, 1 Februari 2024

Gunakan Teknologi Digital, Petani Cangkingan ‘Ekspor’…

Selasa, 28 Desember 2021

“Karena letak Masjid Lautze 1 di Jakarta itu di kawasan Pecinan, boleh jadi jemaahnya identik dengan keturunan Tionghoa. Nah, kalau di kami, ini rasanya lebih majemuk. Saudara-saudara yang mengucap ikrar syahadat pun lebih majemuk latar belakangnya,” ujar Rahmat.

“Bukan dari keturunan Tionghoa saja, tapi juga ada dari berbagai warga di belahan dunia. Misal dari Prancis, Australia. Dan untuk Indonesia-nya, ada dari berbagai suku asal Indonesia,” katanya menambahkan.

Untuk memakmurkan masjid, DKM Masjid Lautze 2 ini juga merangkul pemuda serta Karang Taruna di wilayah tersebut. Secara geografis, letak Masjid Lautze ini berada di Kelurahan Braga, Kecamatan Sumur Bandung.

“Butuh waktu satu hingga dua tahun untuk kami melakukan pendekatan. Alhamdulillah, sekarang Masjid Lautze tidak lagi terkesan ekslusif. Kami lebih terbuka,” terang Rahmat.

Makmur lewat Program Rutin

Sepanjang perjalanannya, berbagai kegiatan kerohanian umat muslim ada di Masjid Lautze 2. Mulai dari salat berjamaah 5 waktu, pengajian ibu-ibu, pengajian anak, dan satu lagi yang menarik adalah pengajian para mualaf.

Hal ini disebut Rahmat karena Masjid Lautze menjadi tempat di mana para mualaf yang tadi disebutkan, memilih Masjid Lautze sebagai tempat mengucap ikrar syahadat.

“Kami juga menggandeng Rumah Amal Salman, dan kolaborator lainnya agar program reguler ini berjalan,” terang Rahmat.

Spesial di bulan Ramadan, Masjid Lautze 2 juga membagikan takjil dan iftar gratis bagi umat muslim yang hendak berbuka puasa di sekitar kawasan masjid.

Sekitar 700-1.000 kurma dan air mineral, lalu 250-300 makanan berat disiapkan untuk kemudian dibagikan. Rahmat menyebut, makanan-makanan ini merupakan bantuan dari berbagai pihak, salah satunya saudara-saudara mualaf baru yang menjadi jemaah Masjid Lautze 2.

“Kegiatannya bersifat sosial. Kita sediakan takjil on the street. Kami sediakan 800 sampai 1.000 kurma dan air mineral, lalu ada 250 sampai 300 iftar. Kateringnya kita didukung oleh saudara-saudara baru kita (mualaf) di Masjid Lautze,” bebernya.

Di bulan Ramadan ini, Masjid Lautze juga menggelar ibadah Salat Isya dan disambung dengan Salat Tarawih.

Jika anda sedang berada di kawasan Jalan Tamblong dan ingin mengenal Masjid Lautze 2, rasanya, tak ada salahnya melipir untuk salat dan melihat langsung keunikan masjid ini dari dekat. (lvb)

Braga BandungKelurahan BragaLog In Kota BandungMasjid Bergaya Arsitektur Tionghoa

Es Cendol Legendaris “Elizabeth” Legakan Dahaga Sejak 1972

Dewan Syahrir Dorong Pj Gubernur dan Bulog Pertahankan Stok Beras dan Stabilitas Harga

Pilihan Editor Lagi daripada pengarang

George Edwin Soroti SMAN 1 Bongas Tak Layak untuk Belajar Mengajar

Pemkot Tata PKL Alun-alun dan Kawasan Dalem Kaum Bandung

Mendiktisaintek Sebut Rekaman yang Beredar di Medsos bukan Suaranya

Usul Pemakzulan Gibran, Forum Purnawirawan Minta DPR Berpihak Pada Rakyat

Mewujudkan Indonesia Emas 2045: Kemandirian Ekonomi Berbasis SDM Tangguh dan…

Risiko Vape sebagai Rokok Elektrik pada Remaja

Soroti Pasien Menunggu 12 Jam, Dedi Mulyadi: Tidak Boleh ada Antrean Panjang di Rumah…

Bom Meledak di SMA Kelapa Gading Jakarta Timur, 54 Orang Luka

Kasus Pagar Laut di Bekasi Tuntas dengan Denda Rp2 Miliar

Prabowo di Depan Pengusaha AS: Silakan Kontak Langsung jika Ada Pejabat Korup dan…

GLN Jawa Barat Tumbuhkan Gen Z Bela Negara

Dara Adin Pramesti: Jadi Anggota Paskibraka Pengalaman Sekali Seumur Hidup

Prev Next

Most Popular

Menenun Kembali Relasi Kampus dan Alumni

Senin, 24 Agustus 2026

Efek Kabut Asap, F1 Singapura Berisiko Terganggu

Senin, 24 Agustus 2026

Maulid Nabi dan Persatuan Bangsa

Senin, 24 Agustus 2026

Desa Adat Sade Kebakaran, Kemenpar Buka Dapur Umum dan…

Senin, 24 Agustus 2026

Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka Pasbakebakaran, Menpar:…

Senin, 24 Agustus 2026

Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang

Sabtu, 22 Agustus 2026

News

Desa Adat Sade Kebakaran, Kemenpar Buka Dapur Umum dan Siapkan Pemulihan

Senin, 24 Agustus 2026

Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka Pasbakebakaran, Menpar: Ikut Menikmati Berarti…

Senin, 24 Agustus 2026

Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang

Sabtu, 22 Agustus 2026

Debat Sengit Wakil Ketua BEM UI vs Kapolres Jakpus di Sudirman: “Nyawa Teman Saya…

Jumat, 21 Agustus 2026

InJourney Airports Pastikan Kesiapan Fasilitas Bandara Husein Jelang Operasional Pesawat…

Jumat, 7 Agustus 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Naniek Deyang Mundur untuk Berobat Jantung, Ini Penjelasannya

Rabu, 22 Juli 2026

Anwar Ibrahim Usir Semua Warga Israel dari Malaysia

Sabtu, 18 Juli 2026

Jabar Perkuat Ekosistem Wisata Ramah Muslim dengan Sistem Digital dan Terintegrasi

Senin, 13 Juli 2026

Mengintip Kemeriahan Asia Africa Festival 2026: Dari Parade Budaya hingga Lonjakan…

Minggu, 12 Juli 2026

Festival Asia Afrika, Bandung Semakin Mendunia

Minggu, 12 Juli 2026

Asia Africa Festival 2026 ‘Unity in Diversity, Rising in Harmony’ Teguhkan…

Minggu, 12 Juli 2026

Kondisi Terkini Wali Kota Bandung Stabil, Masih Jalani Observasi Lanjutan

Minggu, 12 Juli 2026

Kondisi Terkini Wali Kota Bandung Farhan Mendadak Sakit di Balai Kota

Jumat, 10 Juli 2026

Dewi Soekarno Jalani Sidang Perdana di PN Tokyo

Rabu, 24 Juni 2026

Aku sudah Pernah Berbaju Orange

Rabu, 24 Juni 2026

Baju Oranye Para Pejuang, Tidak Selalu Tentang Kekalahan

Selasa, 23 Juni 2026

Kejagung Tahan Tiga Mantan Pimpinan Badan Gizi Nasional Terkait Korupsi MBG Program…

Rabu, 3 Juni 2026

Geledah Kantor BGN, Kejagung Terjunkan Penyidik Pidana Khusus

Rabu, 3 Juni 2026

Pemkot Bandung Targetkan Lelang Ulang Mitra Pengelola Kebun Binatang Rampung Pekan Ini

Rabu, 27 Mei 2026

Presiden Prabowo Subianto Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad

Selasa, 26 Mei 2026

Bandung Lautan Biru, Ratusan Ribu Bobotoh Padati Jalan Asia Afrika Sambut Konvoi Persib…

Minggu, 24 Mei 2026

Persib Cetak Hattrick Juara BRI Super League 2025/26

Sabtu, 23 Mei 2026

Dedi Mulyadi Larang Izin Perumahan dan Wisata di Kawasan Hutan Jawa Barat

Senin, 11 Mei 2026

Dua Wisatawan WNA Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Pendakian Kini Ditutup Permanen

Minggu, 10 Mei 2026
More Stories

Baksos Perempuan Indonesia Maju, Farhan: Kolaborasi…

lovebandung

3 Terduga Pelecehan Turis Singapura di Braga Bandung…

lovebandung

Kenapa Suasana dan Cuaca Bandung Bahagiakan Setiap Orang

lovebandung

7 “Keajaiban” Destinasi Kawasan Jalan Braga…

lovebandung
Prev Next
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
lovebandung.com©2026 All Rights Reserved
Website Design: Love Bandung
Sign in

Welcome, Login to your account.

Forget password?
Sign in

Recover your password.

A password will be e-mailed to you.