Persib di Ambang Juara, Wali Kota Bandung Minta Bobotoh Jaga Ketertiban Selama Pawai
LOVEBANDUNG.com : Euforia besar tengah menyelimuti Kota Kembang menjelang laga penentu Persib Bandung. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak seluruh warga dan bobotoh untuk tetap menjaga ketertiban serta keselamatan selama rangkaian pertandingan hingga rencana pawai kemenangan Maung Bandung.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama aparat keamanan telah menyiapkan langkah antisipasi guna menghadapi potensi keramaian yang diprediksi memuncak pada 23 hingga 25 Mei 2026.
Langkah ini diambil setelah Persib Bandung berada di ambang sejarah besar sepak bola Indonesia berkat kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Stadion BJ Habibie pada Ahad (17/5/2026) lalu. Kini, Maung Bandung hanya membutuhkan hasil imbang saat bersua Persijap Jepara pada Sabtu, 23 Mei 2026 mendatang untuk memastikan gelar juara sekaligus mencetak hattrick juara Liga Super League 2025/2026
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebutkan ada tiga momentum krusial yang harus mendapat perhatian bersama dari seluruh lapisan masyarakat, yakni hari pertandingan, pawai kemenangan, hingga euforia lanjutan setelahnya.
“Ini tiga hari penting yang harus kita jaga bersama. Jangan sampai euforia justru diekspresikan secara berlebihan hingga menimbulkan kecelakaan ataupun kerusuhan,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (20/5/2026).
Rute Pawai Juara dan Keterlibatan Pemkot
Jika Persib berhasil mengunci gelar juara, Pemkot Bandung telah menyiapkan skenario rute pawai perayaan. Rangkaian iring-iringan rencananya akan mengambil titik start dari Gedung Sate menuju Gedung Merdeka, sebelum akhirnya piala diarak menuju Pendopo Kota Bandung untuk agenda lanjutan.
Farhan memastikan dirinya akan turun langsung dan ikut serta dalam iring-iringan tersebut sebagai bentuk penghormatan dan dukungan, mengingat perayaan ini juga melibatkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Karena titik awalnya di Gedung Sate, saya wajib ikut pawai,” tegasnya.
Antisipasi Keamanan, Sampah, dan Peredaran Miras
Meski optimisme juara membubung tinggi, Farhan menegaskan bahwa skenario pengamanan ketat tetap disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk jika hasil pertandingan tidak sesuai harapan.
Selain faktor keamanan, masalah kebersihan juga menjadi fokus utama. Pemkot Bandung akan kembali berkolaborasi dengan Pemprov Jabar untuk menangani pengelolaan sampah di sepanjang rute kemeriahan.
Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan. Farhan menyoroti dampak negatif dari euforia yang sudah curi start dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan yang diterimanya, tercatat ada:
• 19 kasus kecelakaan lalu lintas (13 korban di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit).
• 1 aksi tawuran yang mengakibatkan satu orang menjadi korban pembacokan.
Merespons rentetan kejadian tersebut, Pemkot Bandung bersama aparat kepolisian akan memperketat pengawasan dan merazia peredaran minuman keras (miras) ilegal, yang diduga kuat menjadi pemicu utama tindakan kriminal saat perayaan.
“Kami mengimbau warga tetap bisa mengendalikan diri. Rayakan dengan bahagia tetapi tetap aman dan tertib,” pungkas Farhan. (rdj)