dr. Murdjani Gubernur Jawa Barat Ketiga Pernah Ditunjuk jadi Bupati Indramayu, Gubernur Jawa Timur dan Kalimantan
dr. Murdjani seorang dokter lulusan Stovia tahun 1932.
LOVEBANDUNG.com : dr. Murdjani (EYD: Murjani) seorang politikus Indonesia. Ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat yang ketiga pada 1946.
Murdjani, Gubernur Jawa Barat menjabat pada tahun 1946 hingga 1 April 1947. Ia menjabat setelah Gubernur Jawa Barat kedua, Mr. Mohammad Djamin gelar Datuk Sutan Maharaja Besar pada masa jabatan Desember 1945 – Juni 1946. Datuk Djamin menggantikan Gubernur Jawa Barat pertama Dr. K.P.H. Soetardjo Kartohadikoesoemo atau Mas Soetardjo Kartaningprang masa jabatan 19 Agustus 1945 – Desember 1945.
Kiprahnya setalah dari Jawa Barat Murdjani dipercaya menjadi Gubernur Jawa Timur ke-2 masa jabatan 1 Juni 1947 – 24 Desember 1949.
Kemudian menjadi Gubernur Kalimantan ke-2 masa jabatan 14 Agustus 1950 – 1953.
Dikutip dari Wikipedia, Murdjani salah satu tokoh Parindra (Partai Indonesia Raya) dari Jawa Timur dan PNI (Partai Nasional Indonesia).
Pada masa pendudukan Jepang, atas campur tangan Presiden Soekarno dan Wapres Mohammad Hatta, ia ditunjuk sebagai Bupati Indramayu, dengan alasan untuk mendorong kaum terpelajar mengambil alih kedudukan Pangreh Praja sehingga orang Jepang tidak meragukan bahwa orang Indonesia tidak memiliki kepemimpinan.
Profil Murdjani
• Lahir: 17 Juli 1905 di Tulungagung, Jawa Timur.
• Pendidikan: Lulusan STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) pada tahun 1932, menjadikannya seorang dokter.
• Karir:
– Gubernur Jawa Barat ketiga (Juni 1946 – 1 April 1947)
– Gubernur Jawa Timur kedua (1947-1949)
– Gubernur Kalimantan kedua (1950-1953)
– Bupati Indramayu pada masa pendudukan Jepang
– Organisasi: Parindra (Partai Indonesia Raya) dan PNI (Partai Nasional Indonesia)
– Kontribusi:
– Berperan dalam memajukan Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan selama masa jabatannya sebagai gubernur
– Mengusulkan pemindahan ibu kota Provinsi Kalimantan dari Banjarmasin ke Banjarbaru karena alasan kesehatan lingkungan.
Murdjani dikenal sebagai tokoh politik dan pemerintahan yang berpengaruh di Indonesia, terutama dalam sejarah pembentukan beberapa provinsi.
Murdjani wafat pada 13 Mei 1956 di Surabaya, Jawa Timur. (nee)