Bupati Jeje Pastikan Percepatan Air Bersih, Evakuasi Longsor Cisarua Hari ke-11 Total 85 Body Bag
LOVEBANDUNG.COM : Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian intensif terhadap korban yang masih dinyatakan hilang akibat bencana tanah longsor lereng Gunung Burangrang, Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pada memasuki hari ke-11 ini, petugas memfokuskan penyisiran pada titik-titik koordinat yang telah ditandai sebagai lokasi diduga keberadaan korban.
“Tim tetap melaksanakan pencarian di tiga sektor utama, yaitu Sektor A, B, dan C, untuk memastikan seluruh area terdampak tersisir secara merata,” ujar Direktur Operasi SAR Basarnas, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo.
Hingga saat ini, total penemuan jenazah atau body bag telah mencapai angka 85 kantong. Pada hari sebelumnya, tim berhasil mengevakuasi dua kantong tambahan, melengkapi data penemuan yang terus divalidasi oleh tim DVI untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Kami berharap semoga hari ini cuaca mendukung sehingga tim dapat memaksimalkan pencarian dan mengevakuasi sebanyak mungkin korban yang diduga masih tertimbun,” tambah Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo.
Selain fokus pada evakuasi, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kini tengah berpacu dengan waktu untuk memulihkan kebutuhan dasar warga pengungsi.
Kendala utama di lapangan saat ini adalah ketersediaan air bersih, mengingat beberapa titik sumur bor yang digali belum membuahkan hasil.
“Pemerintah daerah tengah mempercepat pemulihan kebutuhan dasar warga, khususnya air bersih. Sejumlah titik sumur yang telah digali belum mengeluarkan air, sehingga diperlukan penentuan titik baru dengan melibatkan kajian geologi agar aman,” ungkap Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail.
Mengenai rencana jangka panjang, Pemerintah Daerah sedang mempertimbangkan opsi relokasi bagi warga terdampak.
Meski warga menyatakan keinginan untuk tetap tinggal di wilayah Pasir Ranggu demi menjaga mata pencaharian, keputusan akhir tetap berada di tangan para ahli.
“Keputusan relokasi akan menunggu rekomendasi dari Badan Geologi. Untuk pembangunan rumah warga terdampak, Pemkab Bandung Barat menyatakan kesiapan penuh setelah lokasi dinyatakan aman,” tegas Jeje Ritchie Ismail. (lvb)