Power Play Jabar Bikin Panik DKI Jakarta di Kejurnas Hockey Junior U21
LOVEBANDUNG.com : Tim Hockey Putra Jawa Barat bikin panik Tim DKI Jakarta yang sama sekali tidak dapat membalas satu gol kekalahan telak di babak penyisihan hari keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hockey Junior U21.
“Di lima menit akhir pertandingan, kita memilih power pay untuk menekan dan menambah gol,” kata Manager Tim Indoor Putra Junior Jawa Barat, Muhammad Yunus Yunio, SH, MH, usia pertandingan Jabar melawan DKI Jakarta, yang berlangsung di Lapangan Hockey Indoor, Komplek Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa 26 Agustus 2025.
Terbukti, penerapan power play oleh Jabar menambah gol kemenangan.
“Strategi power play sengaja kita terapkan, selain untuk menambah peluang gol dengan bermain di area lawan juga menambah panik lawan,” ungkap Yunus Yonio.
Dikatakannya, strategi power play karena tim Jabar sudah jauh unggul yakni posisi skor Jabar 10 – 0 DKI Jakarta. Jabar ingin menambah terus angka kemenangan di babak penyisihan ini dengan harapan bisa juara pool pada babak semifinal, Kamis 28 Agustus 2025 nanti.
“Tentunya, pemilihan power play bukan gaya-gayaan, tapi untuk lebih banyak menciptakan gol. Terbukti, bertambah 1 gol, Jabar mencetak 11 gol, tanpa balasan dari DKI Jakarta hingga kedudukan akhir Jabar menang 11-0,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, power play adalah situasi dalam permainan hockey di mana tim memiliki keunggulan jumlah pemain di lapangan.
“Kekuatan passing terbukti membuahkan gol. Saat power play diterapkan, justru untuk memotong passing agar lebih cepat dan lebih banyak menghasilkan gol,” terang Yunus Yonio.
Dalam power play, tim yang memiliki lebih banyak pemain memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Power play adalah momen penting dalam permainan hoki, karena dapat menjadi peluang besar untuk mencetak gol dan mengubah jalannya pertandingan.
Sementara, Ketua Pengprov Federasi Hockey Indonesia (FHI) Jawa Barat, H. Syahrir, SE, M.IPol, puas dengan kemenangan tim Jabar yang menaklukkan DKI Jakarta.
“Gaya Jabar menampilkan permainan lebih bagus. Teknik semakin meningkat dan berkembang,” kata Syahrir yang tidak pernah absen menyaksikan Tim Jabar bertanding baik indoor maupun outdoor.
Syahrir mempercayakan kekuatan tim Jabar kepada manajer dan pelatih dalam mengatur dan menyusun strategi permainan.
Termasuk, tim putra Jabar menerapkan power play saat melawan DKI Jakarta.
“Sangat bagus, kekuatan full menyerang membuat awan semakin terkecoh dan panik,” tambah Syahrir.
Hasil pertandingan babak penyisihan hari keempat:
Indoor Putra
Jawa Barat 11 vs 0 DKI Jakarta (Putra A)
DI Yogyakarta 2 vs 3 Kalimantan Barat (Putra B)
Kalimantan Timur 6 – 0 Sumatera Selatan (Putra B)
Sulawesi Selatan 0 – 3 Lampung (Putra B)
Indoor Putri
Jawa Barat 4 – 2 Banten (Putri C)
DKI Jakarta 6 – 4 Lampung (Putri D)
DI Yogyakarta 11 – 0 Sulawesi Selatan (Putri D)
Outdoor Putra
Kalimantan Timur 4 vs 0 Nusa Tenggara Barat
Jawa Timur 10 vs 0 Sumatera Utara
Outdoor Putri
DKI Jakarta 0 vs 6 Sumatera Utara
Kalimantan Timur 0 vs 1 Jawa Timur. (hsb)