Pemkot Bandung Dongkrak Indikator Makro Pengangguran dan Kemiskinan

LOVEBANDUNG.com : Pemkot Bandung telah menyiapkan berbagai strategi guna mendongkrak indikator makro pembangunan di Kota Bandung mulai dari penanggulangan kemiskinan, mengatasi pengangguran, penurunan prevalansi stunting hingga penanganan sampah.

Terkait dengan penanggulangan kemiskinan, Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, mengatakan integrasi dan satu basis data menjadi salah satu kunci dalam penanggulangan kemiskinan. Dengan data yang sama maka intervensi program dalam penanggulangan kemiskinan dapat dilaksanakan secara optimal.

“Pemkot Bandung membuat inovasi sistem Pelayanan Kesejahteraan Sosial Satu Pintu atau Yes! Jitu. Sebuah platform pelayanan sosial terintegrasi yang berbasis pada data tunggal,” kata Bambang, Rabu (19/6/2024).

Bambang menyampaikan, inovasi sistem ini bukan hanya mencantumkan data diri seperti nama, alamat, dan usia, tetapi juga ‘by problem’ tiap warga Kota Bandung yang membutuhkan, tertera dalam aplikasi ini.

Terkait stunting, saat ini Pemkot Bandung telah menetapkan target penurunan prevalansi stunting diangka 14 persen.

Untuk mencapai target tersebut Pemkot telah menelurkan 88 inovasi yang tersebar di 29 perangkat daerah, 30 kecamatan dan 29 kewilayahan. Selain itu, Pemkot Bandung juga telah memakai sistem informasi stunting dengan aplikasi e-Penting.

Sementara untuk penanganan pengangguran, Pemkot juga telah melakukan berbagai strategi diantaranya dengan melakukan pelatihan kewirausahaan kepada 9.060 orang, melaksanakan padat karya untuk 4.300 orang, pemagangan dalam negeri, pelatihan kompetensi dan menggelar job fair.

Untuk pengolahan sampah, Pemkot juga telah melakukan edukasi pengolahan sampah mandiri kepada masyarakat serta melakukan pemberdayaan rumah magot di 30 kecamatan dan 151 Kelurahan.

“Jadi tentunya pemerintah kota Bandung tidak akan pernah bisa bekerja sendiri. Tentunya harus mendapat support dari semua jajaran di Kota Bandung dan juga dapat support dari pemerintah yang ada di atasnya,” Bambang. (lvb)